SHOLAWAT BARENG REBANA BHAYANGKARA POLRES KUDUS

Tribratanewskudus.com – Kebudayaan bernafaskan islami “tabuh terbang papat” telah ada dan terpelihara dalam masyarakat kudus sejak dulu, jauh sebelum kemerdekan Republik indonesia. Terbang papat sudah ada sejak bangsa ini masih dijajah yaitu tahun 1936, Kesenian terbang papat ini diperoleh H.Ashlihan ayang waktu itu adalah pemilik perusahaan rokok di kudus. Tradisi Ini pun terus dipelihara turun temurun oleh warga kudus tak terkecuali group rebana dari Polres Kudus ini.

IMG-20170401-WA0046

Demi melestarikan budaya khas kudus, beberapa personil yang tergabung dalam group rebana bhayangkara kudus di ketuai Kasat sabhara AKP Sutopo SH tersebut sering mengisi acara di polres ataupun polsek-polsek. Bahkan tak jarang pula group yang terbentuk tahun 2013 silam ini mendapat undangan tampil dari masyarakat yang mempunyai acara khitan atau nikahan.

Seperti yang terlihat di Ds honggosoco kec Gebog ini, Sebagai wujud syukur kepada Alloh SWT atas di terimanya anak kesayangannya Bripda Rhomel yulies menjadi anggota POLRI, Kesenian yang beralatkan lajer, kemplong, salakan dan jidur ini semakin memukau warga yang hadir dalam acara tasyakuran.

IMG-20170401-WA0051

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, MH melalui AKP Sutopo menyampaikan bermacam-macam inovasi Polres Kudus dalam menyampaikan pesan Kamtibmas salah satunya ditengah-tengah acara kita disampaikan pesan-pesan kamtibmas sambil bersholawat.

“Silahkan seluruh masyarakat yang mau mengundang kami (rebana bhayangkara) kami persilahkan datang saja ke kantor.” ucap AKP sutopo.