Provos Polres Kudus Galakan Gaktiplin Kepada Anggota Polri Maupun PNS Polri

Tribratanews.kudus.jateng.polri.go.id – Provos atau Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Kudus, kini terus menggiatkan Operasi Penegakan, Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) terhadap personelnya, Kamis (25/10/2018) pagi tadi.

Di waktu yang tidak ditentukan, secara mendadak memberhentikan dan memeriksa seluruh personel polisi saat mereka masuk ke Mapolres. Pemeriksaan dengan sasaran kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA), SIM dan STNK.

“Operasi Gaktibplin dengan sasaran personel Polres Kudus, akan terus rutin kami lakukan, secara mendadak. Ini untuk mengetahui tingkat ketertiban dan kedisiplinan personel dari berbagai fungsi dan kesatuan,” jelas Kasi Propam Ipda TM Effendi.

Operasi yang dipimpin langsung Kasi Propam, Ipda TM Effendi bersama anggotanya, cukup mengejutkan sejumlah personel Polres Kudus tersebut. Karena biasanya Propam menggelar razia dadakan dilakukan setelah apel pagi. Tapi itu dilakukan saat personel akan masuk markas kepolisian tersebut usai menjalankan tugas pengaturan arus lalu lintas di pagi hari.

Satu persatu, personel Polisi maupun PNS Polri yang memasuki gerbang Mapolres Kudus diberhentikan. Kemudian diminta menunjukkan KTA yang masih berlaku. Juga SIM C bagi yang mengendarai sepeda motor dan SIM A atau B yang mengendarai mobil, serta STNK-nya.

Menurut Ipda Effendi, untuk pemeriksaan SIM dan STNK, tak hanya personel polisi yang mengendarai kendaraan pribadi. Tetapi juga kendaraan dinas yang dipercayakannya untuk menunjang tugas sehari-hari.

Sejumlah personel polisi yang kedapatan kurang tertib dan disiplin, langsung ditegur. Mereka kemudian disarankan untuk secepatnya mengurus kembali kelengkapan surat-surat yang telah habis masa berlakunya.

Pemeriksaan juga bervariasi. Selain beberapa hal tersebut, Propam juga akan memeriksa penampilan personel. Mulai dari potongan rambut hingga kerapian dalam berpakaian. “Ini agar tiap personel Polres Kudus selalu siap, tertib, dalam penampilan dan berpakaian dinas, juga hal-hal lain seperti perawatan dan izin pemakaian senjata api,” tandasnya