Polres Kudus Bersama Pegawai Rutan Kelas II B Kudus Lakukan Razia Para Napi

Tribratanews.kudus.jateng.polri.go.id – Gabungan personel Polres Kudus dan Rutan melaksanakan razia terhadap para napi dilakukan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kudus, Minggu (22/7/2018) malam. Hal itu, menindaklanjuti setelah merebaknya kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Kalapas Sukamiskin Bandung.

Sejumlah puluhan personel diantaranya 18 personel dari Polres Kudus dan pegawai Rutan 19 personel dikerahkan dalam razia tersebut. Mereka memeriksa 205 orang penghuni rutan. 11 orang di antaranya perempuan dan satu orang napi kasus korupsi berstatus masih tahanan.

Dari razia tersebut

, tim gabungan menemukan beberapa barang di Rutan Kelas II B Kudus. Diantaranya sebuah silet, 12 pemotong jenggot, enam gantungan pakaian, sendok, sabuk, ampelas, piring, mangkok dan gelas kaca, serta sejumlah korek api.

Kasubbag Humas Polres Kudus AKP Sumbar Priyono menyatakan razia gabungan Polres Kudus dengan Rutan Kelas II B dalam rangka menindaklanjuti merebaknya kasus operasi tangkap tangan KPK terhadap Kalapas Sukamiskin Bandung.

“Dalam razia tidak ditemukan benda-benda yang dilarang seperti sajam, Handphone dan lainnya. Semuanya sesuai standart yang sudah ditentukan oleh rutan,” Ujarnya

Sementara Kepala Rutan Kelas II B Kudus Budi Prajitno mengatakan, pihaknya melakukan sidak ke para penghuni rutan, malam ini. Dalam razia itu, pihaknya gabungan dengan pihak Polres Kudus.

Kata dia, dalam aksi razia malam ini erat kaitannya dengan dampak OTT KPK terhadap Kalapas Sukamiskin, kemarin. Hal itu, disebutkan dia sesuai dengan perintah Menkunham atas OTT Kalapas Sukamiskin.

“Menindaklanjuti perintah Menkumham sehubungan dengan adanya peristiwa di Lapas Sukamiskin,” ujarnnya.

Ia mengatakan, sasaran utamanya razia juga pada kepemilikan senjata tajam, HP, atau lainnya. Akan tetapi seperti fasilitas di dalam lapas ataupun rutan harus sesuai standart ditentukan.

“Selain itu juga kepemilikan uang cash dilarang bagi napi,”jelas dia.