“POLANTAS FREESTYLE”

Tribratanewskudus.com – Polisi Lalu Lintas (Polantas) merupakan garda terdepan pemangkas fatalitas kecelakaan.

Pantaslah jika mereka mesti menguasai teori maupun praktik seputar keselamatan jalan (road safety), termasuk urusan keselamatan bersepeda motor (safety riding). Di tangan polisi yang tegas, konsisten, kredibel, transparan, dan tidak pandang bulu upaya penurunan fatalitas kecelakaan diharapkan berjalan mulus. Terkait kredibilitas, kali ini mengikuti pelatihan safety riding yang digelar di depan halaman Mapolres kudus usai gelar pasukan Ops Simpatik Candi 2017, Rabu (1/3).

16999152_382055592177928_3069675488848498980_n
17022121_382055642177923_1919983946064985832_n
“Mereka merupakan ujung tombak kami dalam kampanye tertib lalu lintas di wilayah masing-masing, oleh karena itu personil polantas Polres kudus wajib mengikuti event ini” jelas AKP Eko rubiyanto Sik.SH

Kasat Lantas Polres Kudus menambahkan, pelatihan ini merupakan implementasi kebijakan Kepala Kepolisian Republik Indonesia terkait menjadikan polisi sebagai penggerak revolusi mental di ruang publik.
Di sisi lain, pelatihan ini merupakan satu ajang untuk mengetahui perkembangan safety riding, juga sebagai review teori sekaligus praktik safety riding agar polisi semakin profesional. “Pelatihan ini jadi upaya untuk tidak menambah angka kecelakaan,” tegas Orang nomor satu di SAT Lantas.

Sementara itu, Kapolres kudus AKBP Andy Rifai SIK.SH menjelaskan bahwa pada kesempatan ini anggota kepolisian mendapatkan pelatihan mulai teori hingga praktik lapangan. “Selain teori kami berikan juga teknik pengereman, berkendara zig zag, keseimbangan dan teknik slalom course yang merupakan gabungan semua sesi,” kata Perwira dengan dua melati di pundaknya.
Kapolres juga menambahkan, seluruh anggota polisi mengikuti pelatihan ini setahap demi setahap seperti peserta kalangan umum dan pelajar. “Rencananya masih ada beberapa program pelatihan seperti ini lagi,” ujarnya.