DAHSYATNYA TOMBOL “PANIC BUTTON”, APASIH FUNGSINYA?

Tribratanewskudus.com – Layaknya panggilan darurat “911” di negara paman sam (Amerika Serikat), POLRI dalam hal ini khususnya kepolisian daerah jawa tengah juga tidak kalah dari segi pelayanannya kepada masyarakat dengan mengeluarkan aplikasi berbasis android yaitu “PANIC BUTTON”.

Oleh karena itu pagi hari ini senin(6/2) bertempat di halaman depan Mapolres Kudus telah di laksanakan pemeriksaan terhadap seluruh personil polres dan polsek jajaran polres kudus terkait aplikasi yang di louncing hari sabtu kemarin, Aplikasi tersebut di luncurkan sebagai pelayanan Polri kepada masyarakatnya agar penanganannya lebih cepat dan efektif.

Dengan menekan tomobol “SOS” sebanyak 3X di aplikasi panic button maka anggota polisi akan merespon keberadaan korban atau pelapor. Oleh karena itu seluruh personil polres kudus di wajibkan memiliki aplikasi unggulan Polda jateng ini.

Sementara itu Kabagops Polres kudus Kompol Tugiyanto SH mengatakan, Panic Button itu akan sia-sia apabila tidak dioptimalkan. Menurutnya, program itu harus bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat dengan mengunduh aplikasi ini di playstore yang ada di android.

“Kami terus pelihara program itu supaya bisa dipakai terus. Kemudian anggota juga kami latih setiap hari dengan didukung sarana dan prasarana yang memadai,” jelasnya.

“Selain itu kalau ada kemacetan parah dan kecelakaan menonjol yang tidak ada polisi boleh menekan tombol SOS,” tambah perwira dengan melati satu di pundaknya.

Polres kudus berharap hal ini bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan kami imbau agar warga segera membenamkan program “panic button” ini di android mereka. Tanpa bantuan masyarakat, aparat Kepolisian juga tidak akan maksimal dalam bekerja. Maka dari itu peran serta masyarakat dalam menekan angka kriminalitas sangat besar.